Ditanya Prosedur Persalinan Remaja, RS Pusura Candi Berlindung di Balik Privasi Pasien
- Jumat, 23 Oktober 2026 12:05 WIB
- Kesehatan

Sidoarjo, OALA.id – Ada enam pertanyaan dalam surat itu. Semuanya soal prosedur dan keadministrasian. Tidak satu pun meminta data medis pasien. Jawaban yang datang, lewat pesan WhatsApp (WA), hanya satu: rumah sakit tidak dapat memberikan keterangan karena kerahasiaan pasien.
Itulah yang dialami jurnalis Oala.id bersama tim gabungan lima media siber, saat meminta konfirmasi resmi kepada manajemen RS Pusura Candi, Kabupaten Sidoarjo, terkait pelayanan persalinan seorang remaja berusia 16 tahun pada 16–17 April 2026, yang bayinya meninggal dunia.
Dalam surat bernomor 012/SK-KLR/GAB-5MED/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026, kelima media itu menegaskan sejak awal: “Permohonan konfirmasi ini tidak dimaksudkan untuk meminta pengungkapan rekam medis, atau identitas pasien yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.” Yang ditanyakan, tentang hal-hal institusional. Penjelasan umum mengenai istilah diagnosis yang tercantum dalam dokumen pelayanan, prosedur umum rumah sakit dalam menangani pasien di bawah umur, koordinasi dengan aparat penegak hukum, serta prosedur umum pemeriksaan medis forensik. Pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya merupakan informasi kelembagaan — bukan rahasia siapa pun.
Namun pada Rabu (21/10/2026), setelah menelpon tiga panggilan telepon wartawan Oala.id tidak dijawab, lantaran pihak manajemen rumah sakit belum juga membalas, sebuah akun Humas & Marketing RS Pusura Candi, beberapa saat kemudian membalas melalui pesan singkat demikian:
“Mohon maaf, terkait informasi mengenai pasien, kami tidak dapat memberikan keterangan mengenai kondisi maupun informasi medis pasien karena merupakan ranah privasi yang wajib kami jaga kerahasiaannya. Kebijakan ini kami terapkan sesuai dengan ketentuan kerahasiaan informasi pasien yang berlaku.”
Jawaban itu, tidak menyentuh satu pun dari enam pertanyaan yang diajukan. Hingga berita ini disusun, tidak ada balasan tertulis resmi dari direktur atau manajemen rumah sakit — padahal yang dilayangkan adalah surat resmi kelembagaan dari lima redaksi.
Penolakan ini bukan yang pertama. Hampir sepekan sebelumnya, saat kelima wartawan itu mendatangi langsung RS Pusura Candi, mereka hanya ditemui seorang pejabat yang mengaku Kepala Bagian Umum — yang tidak dapat menjelaskan apa pun.
Pihak rumah sakit menolak memberikan nomor kontak humas maupun direksi untuk keperluan konfirmasi, dengan berbagai alasan. Sebaliknya, pihak rumah sakit justru meminta nomor kontak wartawan, dengan janji akan menghubungi kembali.
Padahal, yang menunggu penjelasan bukanlah pertanyaan sembarangan. Dari dokumen pelayanan yang diperoleh redaksi, terdapat sejumlah ketidaksesuaian administratif yang hingga kini belum dijelaskan rumah sakit.
Hal itu antara lain surat keterangan lahir diterbitkan untuk bayi yang pada surat keterangan kematiannya didiagnosis meninggal dalam kandungan (IUFD); jam kematian ditulis sama persis dengan jam kelahiran, hingga ke menitnya; serta status pasien yang tertulis berbeda pada dua formulir hasil pemeriksaan laboratorium dalam rentang kurang dari 24 jam.
Wartawan Oala.id tidak menilai tindakan medis dalam perkara ini — penilaian klinis adalah ranah ahli dan komite medik. Yang diminta wartawan hanyalah penjelasan atas dokumen dan prosedur rumah sakit sendiri. Dan untuk itu, rumah sakit memilih tembok yang sama: kerahasiaan pasien.
Kerahasiaan medis memang kewajiban hukum — ia ada untuk melindungi pasien. Tetapi pasien dalam perkara ini adalah anak di bawah umur yang tidak dapat membela dirinya sendiri, dan yang kini justru dilindungi oleh diamnya semua pihak.
Pertanyaan yang tersisa sederhana, jika yang ditanyakan adalah prosedur rumah sakit sendiri, dan yang menjawab adalah tembok privasi — sebenarnya siapa yang sedang dilindungi?
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya bagi manajemen RS Pusura Candi.
Rekomendasi Untuk Anda
Old Trafford Menunggu Kemenangan yang Tak Kunjung Datang
- Jumat, 23 Oktober 2026 19:40 WIB
Old Trafford Menunggu Kemenangan yang Tak Kunjung Datang Manchester, OALA.id – Tujuh pertandingan berlalu tanpa satu pun kemenangan. Minggu (25/10/2026) pukul 21.00 WIB, Manchester United mencoba mengakhiri penantian itu di Old Trafford. Lawannya adalah Bournemouth, tim yang datang pada momen paling tidak tepat bagi tuan rumah. Kedua tim membawa arah yang bertolak belakang menuju pekan […]
Namanya di Atas Dokumen Pokir, Anwar Sadad Justru Belum Pernah Diperiksa
- Jumat, 23 Oktober 2026 08:44 WIB
OALA.id – Nama Anwar Sadad membayang di hampir semua pembahasan sidang dugaan suap dana hibah pokir Jawa Timur di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (22/10/2026). Tapi sosok yang namanya tercantum di dokumen kunci pembagian jatah itu justru belum pernah diperiksa. Majelis hakim sampai mempertanyakannya di ruang sidang. “Perkara ini kan larinya ke tempat Anwar Sadad. Kalau […]
Lesehan Berbusana Putih, Subandi dan Forkopimda Doakan Dua Tahun Prabowo-Gibran
- Selasa, 20 Oktober 2026 20:53 WIB
Sidoarjo, OALA.id – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Delta Wibawa, Selasa (20/10/2026) malam. Bupati Sidoarjo Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar doa kebangsaan memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Para pejabat dan jamaah yang hadir tampak mengenakan busana muslim bernuansa […]
Berawan Sepanjang Akhir Pekan, Suhu Surabaya Mencapai 35 Derajat Celcius
- Sabtu, 24 Oktober 2026 07:50 WIB
OALA.id – Akhir pekan ini langit Surabaya diprakirakan berawan tanpa hujan, tetapi suhu siang hari bisa mencapai 35 derajat Celcius. Bagi yang berencana beraktivitas di luar rumah, Minggu pagi adalah waktu paling nyaman: Car Free Day kembali digelar di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan. 1. Cuaca Sabtu, 24 Oktober: berawan, suhu 26–35 derajat Hari ini […]
Truk Tangki Terguling di Depan Masjid Agung Gresik, Tumpahan Cairan Bikin Sejumlah Pemotor Terjatuh
- Selasa, 20 Oktober 2026 01:43 WIB
Gresik, OALA.id – Sebuah truk tangki terguling di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (19/10/2026) siang. Muatan cairan yang tumpah ke badan jalan membuat aspal licin hingga sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, tepat di samping Masjid Agung Gresik. Truk tangki bernomor polisi L 9112 UY […]
Keputusan Berani Tavares: Ernando dan Sang Kapten Duduk di Bangku Cadangan
- Kamis, 22 Oktober 2026 14:31 WIB
Parepare, OALA.id – Daftar susunan pemain sering bercerita lebih banyak daripada konferensi pers. Untuk laga PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kamis (22/10/2026) sore WIB, cerita itu bernama keberanian Bernardo Tavares. Pelatih Persebaya itu mencadangkan dua nama terbesarnya. Kiper timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, dan kapten tim, Rachmat Irianto, sama-sama memulai […]
Pungli ESDM Jatim Disidang Maraton, Tarif Pelicin Izin Tambang Tembus Rp200 Juta
- Rabu, 21 Oktober 2026 12:37 WIB
Diperbarui, Rabu (21/10/2026) — Sidang pemeriksaan saksi perkara pungli perizinan Dinas ESDM Jatim digelar hari ini di Pengadilan Tipikor Surabaya. Saksi kunci Ibnu Arief Effendi (Sekretaris Dinas ESDM Jatim) menyebut pungutan yang dimaksud merupakan dana CSR — berbeda dengan keterangannya dalam BAP yang menyebut pungli memang terjadi. Majelis hakim meminta Ibnu menegaskan keterangan mana yang […]
Bareskrim Bongkar Gudang Suntik LPG di Sidoarjo, 7 Orang Diamankan
- Kamis, 22 Oktober 2026 21:14 WIB
Sidoarjo, OALA.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik penyalahgunaan LPG bersubsidi di Kabupaten Sidoarjo. Penindakan dilakukan Unit 2 Subdirektorat I pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah gudang di Desa Kendal Pecabean, Kecamatan Candi. Dalam operasi itu polisi mengamankan tujuh orang dan 1.820 tabung LPG berbagai ukuran — […]


