Matahari Kini Menggerakkan Kolam Lele di Jombang Berkat PLP PENS
- Sabtu, 24 Oktober 2026 21:33 WIB
- Pendidikan

Jombang, OALA.id – Energi matahari kini bekerja untuk kolam-kolam lele di Dusun Gabus, Desa Tunggorono, Jombang. Panel surya yang dipasang tim laboratorium Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) pada Sabtu (24/10/2026) mengambil alih tugas pompa sirkulasi air yang selama ini sepenuhnya bergantung pada listrik PLN.
Teknologi yang dibawa tim itu bukan panel surya biasa. Sistem hybrid tersebut menyimpan daya di baterai dan tetap terhubung ke jaringan PLN sebagai cadangan. Dengan begitu, pompa tetap bisa berjalan saat malam tiba atau ketika ada gangguan teknis.
Spesifikasinya terbilang ringkas untuk ukuran usaha rakyat. Satu unit seharga Rp 15 juta itu berkapasitas 1.200 Watt-peak dengan inverter 2.000 Watt. Namun dampaknya langsung terasa di lokasi usaha Bahrul Ulum, Ketua Kelompok Barokah Lele di RT 02 RW 03 Dusun Gabus.
Selama ini, pompa di 11 kolam bundar terpal miliknya harus menyala siang dan malam. Air yang berhenti bergerak berarti habitat lele memburuk dan jadwal panen terancam. Konsekuensinya, tagihan listrik selalu di atas Rp 200.000 per bulan.
Kini, pompa diperkirakan beroperasi otomatis mulai pukul 05.00 hingga pukul 21.00 memakai tenaga surya. Penghematan yang ditaksir mencapai 20 sampai 30 persen itu menjadi tambahan margin bagi peternak yang menjual lelenya sekitar Rp 18.700 per kilogram dan memanen setiap tiga bulan.
“Pada kelompok ternak lele ini kita bantu satu unit PLTS dengan kapasitas 1.200 WP dan inverter 2.000 Watt,” ujar Ketua Pranata Laboratorium Pendidikan Agus Fitriyanto, A.Md., yang memimpin 25 tenaga laboratorium elektro PENS dalam kegiatan ini.
Bagi Bahrul Ulum, bantuan itu datang di saat yang tepat. Pria 47 tahun itu menekuni ternak lele sejak tiga tahun lalu setelah berhenti bekerja di pabrik. Ia menerima unit PLTS tanpa membayar apa pun dan mengaku makin optimistis membesarkan usahanya.
Kelompok yang ia pimpin beranggotakan 10 peternak. Karena lele di tiap kolam berbeda umur, panen dilakukan bergiliran setiap tiga bulan. Stabilnya sirkulasi air menjadi penentu apakah jadwal itu bisa ditepati.
Di sisi desa, Sekretaris Desa Tunggorono M Thobib Nur Anas yang menerima rombongan PENS mewakili Kepala Desa Didik Dwi Mulyawan menyampaikan apresiasi. Menurutnya, bantuan semacam ini membuat peternak lebih berdaya dan efisien.
Thobib menjelaskan Dusun Gabus memang basis budidaya lele. Peternak pemula difasilitasi desa, sedangkan yang sudah berkembang mandiri menggandeng perusahaan untuk distribusi produksi. Pemerintah desa juga memfasilitasi koordinasi kelompok agar harga jual tetap stabil.
Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana keahlian laboratorium kampus bisa langsung menyentuh ekonomi desa. Bukan sekadar penyerahan alat, melainkan pemindahan beban biaya dari tagihan listrik ke sinar matahari yang tersedia gratis setiap hari.
Rekomendasi Untuk Anda
Malam Ballon d’Or yang Terbelah untuk Para Bintang PSG
- Sabtu, 24 Oktober 2026 07:39 WIB
Paris, OALA.id – Senin malam seharusnya menjadi malam penghargaan bagi para bintang Paris Saint-Germain. Sebaliknya, sebagian dari mereka harus tetap berada di lapangan. Laga PSG melawan Olympique Lyon digeser dari Minggu ke Senin (26/10/2026) pukul 20.30 waktu setempat di Parc des Princes. LFP mengambil keputusan itu setelah kepolisian Paris melarang pertandingan Minggu karena gelombang demonstrasi […]
Lesehan Berbusana Putih, Subandi dan Forkopimda Doakan Dua Tahun Prabowo-Gibran
- Selasa, 20 Oktober 2026 20:53 WIB
Sidoarjo, OALA.id – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Delta Wibawa, Selasa (20/10/2026) malam. Bupati Sidoarjo Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar doa kebangsaan memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Para pejabat dan jamaah yang hadir tampak mengenakan busana muslim bernuansa […]
Hari Buruk di Parepare: Persebaya Menciptakan Peluang, PSM Memanen Keberuntungan
- Kamis, 22 Oktober 2026 19:45 WIB
Parepare, OALA.id – Bernardo Tavares tidak mencari kambing hitam seusai Persebaya Surabaya takluk 0-1 dari PSM Makassar. Pelatih asal Portugal itu menyebut timnya menciptakan cukup peluang, tetapi keberuntungan berpihak kepada tuan rumah di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kamis (22/10/2026). Rotasi di Tengah Jadwal Padat Tavares menjelaskan, rotasi pemain menjadi kebutuhan pada laga ini. Persebaya menjalani […]
Emas Pertama Itu Datang dari Sebuah Kebangkitan
- Jumat, 23 Oktober 2026 18:35 WIB
Aichi, OALA.id – Gim pertama berakhir 11-21, dan final itu tampak menjauh dari Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila. Satu gim kemudian, arah pertandingan berubah total. Pasangan ganda campuran SL3-SU5 Indonesia itu mengalahkan Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar dari India pada final Asian Para Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jumat (23/10/2026). Mereka menang 11-21, 21-19, 21-14, menurut […]
Raksasa Tujuh Kali Juara Eropa Itu Tumbang di Stadion Kecil Bournemouth
- Jumat, 23 Oktober 2026 06:22 WIB
Bournemouth, OALA.id – AC Milan pulang dari pesisir selatan Inggris dengan kekalahan 3-0 yang sulit dijelaskan hanya dengan skor. Di Vitality Stadium, Jumat (23/10/2026) dini hari WIB, tim tujuh kali juara Eropa itu kalah dari klub yang baru menjalani debutnya di Liga Europa. Delapan Menit, Awal Segalanya Tuan rumah unggul cepat melalui penalti Justin Kluivert […]
Anak Pelaku Kasus Kekerasan Bocah Disabilitas di Rungkut Dibina 6 Bulan
- Selasa, 20 Oktober 2026 08:48 WIB
OALA.id – Polrestabes Surabaya menetapkan pembinaan selama enam bulan di Rumah Perubahan milik Pemerintah Kota Surabaya bagi seorang anak berusia 10 tahun yang diduga terlibat dalam perkara kekerasan terhadap Z (10), bocah penyandang Down syndrome yang meninggal dunia di kawasan Rungkut, Surabaya. Keputusan itu diambil dalam sidang yang digelar Senin (19/10/2026). Diperbarui: 12.54 WIB, 20 […]
Pengakuan Eks Kadis ESDM, Gaji Rp80 Juta Sebulan, Masih Kurang?
- Jumat, 23 Oktober 2026 18:42 WIB
Sidoarjo, OALA.id – Delapan puluh juta rupiah. Kurang lebih sebesar itu gaji resmi seorang Kepala Dinas ESDM Jawa Timur setiap bulan, sudah termasuk seluruh tunjangan. Angka yang jarang diucapkan pejabat tentang dirinya sendiri itu justru keluar di ruang sidang — dari Nurkholis, orang yang pernah menduduki kursi tersebut sebelum terdakwa Aris Mukiyono. Diperbarui: 08:28 WIB, […]
DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Sekolah yang Belum Serahkan Ijazah ke Lulusan
- Rabu, 21 Oktober 2026 14:09 WIB
OALA.id – Sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ijazah siswa SMA/SMK dengan alasan tunggakan iuran komite, didukung Anggota Komisi E DPRD Jatim, Dr Rasiyo Msi. Menurut Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Sekdaprov Jawa Timur ini, praktik menahan ijazah dinilai menghambat hak siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia […]


