De Red FC Tak Gentar Datang ke Surajaya dan Siap Mencuri Poin dari Persela
- Sabtu, 24 Oktober 2026 17:26 WIB
- SPORT

Lamongan, OALA.id – De Red FC tidak datang ke Lamongan untuk sekadar numpang lewat. Tim tamu itu mengusung target poin saat menantang Persela Lamongan pada pekan 7 Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Surajaya, Minggu (25/10/2026) pukul 15.30 WIB.
Modal De Red FC terbilang bagus. Latihan terakhir sudah dilalui dengan seluruh pemain dalam kondisi siap, dan tidak ada pemain yang absen karena akumulasi kartu. Pelatihnya pun memasang target yang realistis sekaligus ambisius.
“Yang saya sampaikan kepada pemain, paling tidak bagaimana caranya bisa mencari poin satu, syukur-syukur kalau kita bisa mendapatkan tiga,” ujar pelatih De Red FC, Aji Santoso, dalam konferensi pers, Sabtu (24/10/2026).
Persela memang bukan lawan sembarangan. Tim asuhan Bima Sakti itu baru sekali kalah musim ini dan punya catatan kandang yang bagus. Dukungan suporter fanatik di Surajaya membuat kandang Laskar Joko Tingkir itu dikenal angker bagi tim tamu.
Namun, pelatih De Red FC justru membalik tekanan itu menjadi pesan positif. Ia tidak ingin pemainnya grogi menghadapi lautan suporter tuan rumah. Sebaliknya, ia meminta mereka menikmati pertandingan.
“Pemain harus enjoy, harus senang. Karena kalau banyak penonton, aksi-aksi yang baik itu bisa dilihat penonton,” katanya.
Pesan itu diamini perwakilan pemain De Red FC, Fava Sheva Rustanto. Ia menyebut laga di Lamongan sebagai pertandingan penting untuk memperbaiki posisi klasemen dan menjaga peluang bersaing di papan atas.
“Pertandingan besok, pertandingan penting buat kita untuk memperbaiki posisi klasemen kita yang sekarang dan bisa bersaing di papan atas,” kata Fava Sheva Rustanto.
Menariknya, laga ini juga mempertemukan De Red FC dengan sejumlah mantan pemain Persela yang kini membela tim tamu. Sang pelatih menanggapinya dengan santai. Menurutnya, hal itu normal dalam sepak bola dan bukan keuntungan khusus, karena situasi kedua tim sudah berbeda dari masa lalu.
Ia juga menyampaikan respek kepada Bima Sakti, pelatih Persela yang pernah bermain bersamanya. Ia menilai Bima sebagai pelatih muda yang punya peluang berkembang ke depan.
Pada akhirnya, pelatih De Red FC mengingatkan satu hal. Statistik dan catatan di atas kertas tidak menentukan hasil. Yang menentukan adalah siapa yang tampil maksimal selama 90 menit di Surajaya.
Rekomendasi Untuk Anda
Malam Kejutan Liga Champions Ketika Como Mempermalukan Manchester United
- Kamis, 22 Oktober 2026 06:35 WIB
Jakarta, OALA.id – Malam ke malam, Liga Champions 2026/2027 terus menyajikan kejutan. Yang terbaru datang dari Como. Klub Italia yang baru menjalani musim debut di kompetisi antarklub Eropa itu menghancurkan Manchester United 4-1 pada matchday ketiga, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Kekalahan telak ini memperpanjang penderitaan Manchester United. Setan Merah kini tujuh laga beruntun tanpa kemenangan […]
Dari Taman Bungkul ke Galeri Balai Pemuda, Komunitas Kreatif Anak Muda Surabaya Makin Hidup
- Jumat, 23 Oktober 2026 21:24 WIB
OALA.id – Setiap Jumat sore pukul 17.00, Bundaran Taman Bungkul kedatangan rombongan anak muda. Sebagian datang dengan kostum karakter anime dan gim video yang mereka buat sendiri. Mereka adalah anggota COSURA, komunitas cosplay Surabaya, yang rutin menggelar gath di titik itu. “Di sini kita tidak cuma kumpul, tapi kita diikat oleh ikatan keluarga,” tulis komunitas […]
Anak Pelaku Kasus Kekerasan Bocah Disabilitas di Rungkut Dibina 6 Bulan
- Selasa, 20 Oktober 2026 08:48 WIB
OALA.id – Polrestabes Surabaya menetapkan pembinaan selama enam bulan di Rumah Perubahan milik Pemerintah Kota Surabaya bagi seorang anak berusia 10 tahun yang diduga terlibat dalam perkara kekerasan terhadap Z (10), bocah penyandang Down syndrome yang meninggal dunia di kawasan Rungkut, Surabaya. Keputusan itu diambil dalam sidang yang digelar Senin (19/10/2026). Diperbarui: 12.54 WIB, 20 […]
Sidang Maut Gara-Gara Sandal, Tangis Kakak Thomas Pecah di PN Surabaya
- Selasa, 20 Oktober 2026 20:05 WIB
OALA.id – Tangis Hana Novia Kristiani pecah di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (20/10/2026). Kakak kandung Thomas Julianus Kristanto (19) itu menyaksikan langsung empat terdakwa pengeroyokan adiknya menjalani sidang pembacaan dakwaan — perkara yang bermula dari persoalan sepele: sepasang sandal Crocs. Keempat terdakwa, yakni Raif Ubaidillah, Cliferd Januwart Ferdinant, Kenzo Varrelyo, dan Alfian Anditra Yudha, […]
Jazz di Atas Awan, Begini Mesin di Balik Festival Jazz Gunung Bromo
- Sabtu, 24 Oktober 2026 19:24 WIB
Probolinggo, OALA.id – Penonton datang bukan hanya untuk mendengar musik. Mereka menempuh jalan menanjak menuju ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, duduk di amfiteater terbuka, lalu menunggu denting jazz berpadu dengan udara dingin pegunungan. Itulah cara kerja Jazz Gunung, festival yang menjadikan lanskap sebagai bagian dari pertunjukan. Pada 2026, seri ini kembali dengan […]
Subuh di Waru, Penjual Es Degan Duel Maut Lawan Pria Bercelurit
- Kamis, 22 Oktober 2026 12:57 WIB
Sidoarjo, OALA.id – Pagi Purnomo (56) baru saja dimulai ketika seorang pria tak dikenal tiba-tiba mengeluarkan celurit di depannya. Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, di depan bengkel Aji Motor, Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, penjual es kelapa muda itu terlibat perkelahian yang berakhir dengan satu nyawa melayang. Purnomo berjualan es kelapa muda 24 jam di […]
Warung Tak Muncul di Google Maps? Begini Cara Daftar Gratis agar Mudah Ditemukan Pembeli
- Kamis, 22 Oktober 2026 16:29 WIB
OALA.id – Coba ingat kebiasaan Anda sendiri saat lapar di daerah yang asing: buka Google Maps, ketik “warung terdekat”, lalu pilih yang muncul paling atas dengan foto menggugah dan rating bagus. Nah, pembeli warung Anda melakukan hal yang sama setiap hari. Masalahnya, kalau usaha Anda tidak muncul di Google Maps, Anda kehilangan calon pembeli itu […]
Dari Kota Lahirnya Resolusi Jihad, Unusa Puncaki Kampus NU se-Indonesia
- Kamis, 22 Oktober 2026 12:20 WIB
OALA.id – Surabaya adalah kota tempat Resolusi Jihad lahir pada 1945. Delapan puluh satu tahun kemudian, sehari menjelang Hari Santri, kota ini kembali mencatat sejarah versi baru: kampus Nahdlatul Ulama-nya dinobatkan sebagai yang terbaik se-Indonesia. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menempati peringkat pertama pemeringkatan keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) 2026 yang diumumkan Lembaga Perguruan […]


