Satu Virus Bisa Bikin Lumpuh Permanen, Ini Fakta Polio yang Perlu Diketahui
- Selasa, 27 Oktober 2026 21:54 WIB
- Kesehatan

Surabaya, OALA.id – Penyakit polio atau Poliomyeletis merupakan penyakit menular yang menyerang saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan secara permanen. Penyakit ini disebabkan oleh virus poliovirus yang menyebabkan kerusakan motor neuron pada cornu anterior dan sumsum tulang belakang.
Polio merupakan penyakit yang paling ditakuti negara-negara industri di awal abad ke-20. Penyakit ini melumpuhkan ratusan ribu anak setiap tahun.
Pada tahun 1950an dan 1960an polio telah terkendali dan praktis dihilangkan sebagai masalah kesehatan masyarakat di negara-negara industri. Hal tersebut dikarenakan vaksin polio telah dikenalkan kepada masyarakat.
Virus polio dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak berusia di bawah lima tahun. Selain kelumpuhan permanen, penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami gangguan pada saraf pernapasan.
Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan tinja penderita polio atau makanan yang telah terkontaminasi dengan virus. Selain itu, virus polio dapat menyebar melalui percikan air liur ketika penderita sedang bersin atau batuk dan pilek.
Dilansir dari alodokter.com, virus ini lebih berisiko terjadi kepada seseorang yang tinggal di daerah dengan sanitasi buruk dan air bersih yang sulit. Selain itu, petugas kesehatan atau keluarga yang merawat penderita polio memiliki risiko yang besar terkena penyakit ini.
Sebagian besar penderitanya, tidak menyadari dirinya terkena penyakit dan berpotensi menyebarkan penyakit polio. Berdasarkan gejala, polio terbagi menjadi dua jenis yaitu yang tidak menyebabkan kelumpuhan (non paralisis) dan yang menyebabkan kelumpuhan (paralisis).
Gejala polio non paralisis biasanya muncul mulai dari 6-20 hari setelah terkena virus polio. Gejalanya meliputi demam, radang tenggorokan, otot terasa lemah, kaku di bagian leher dan punggung, berlangsung selama 1-10 hari.
Sementara itu, polio paralisis menjadi jenis yang paling berbahaya karena menyebabkan kelumpuhan secara permanen dan sementara. Gejalanya sama dengan non paralisis, namun dalam satu minggu, hilangnya refleks tubuh, ketegangan otot, dan tungkai terasa lemah.
Jenis polio ini juga dapat berisiko terjadinya penyakit komplikasi lainnya seperti kelainan bentuk tungkai dan pinggul. Selain itu gangguan pernapasan juga dapat terjadi akibat kelumpuhan otot saluran pernapasan
Ada dua bentuk vaksin polio, yaitu suntik (IPV) dan obat tetes mulut (OPV). Vaksin polio dalam bentuk obat tetes mulut (OPV-0) diberikan kepada bayi sesaat setelah lahir.
Pemberian vaksin imunisasi polio menjadi langkah yang efektif dalam mencegah penyakit ini. Vaksin ini memberikan kekebalan terhadap penyakit polio dan aman diberikan kepada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Rekomendasi Untuk Anda
Loker Surabaya 28 Oktober 2026, Workshop Gratis Hari Ini dan Job Fair 3.000 Lowongan Besok
- Rabu, 28 Oktober 2026 07:40 WIB
OALA.id – Hari ini ada yang bisa langsung didatangi tanpa biaya, besok ada job fair raksasa yang tinggal sehari lagi. Workshop soft skill gratis digelar pagi ini di kawasan Tunjungan, sementara Job Fair Inklusif 2026 membuka lebih dari 3.000 lowongan mulai Kamis besok di Grand City Surabaya. Berikut rangkuman lowongan kerja terbaru yang terverifikasi per […]
Harry Kane Akhirnya Sabet Ballon d’Or 2026, Spanyol Borong Penghargaan
- Selasa, 27 Oktober 2026 10:49 WIB
London, OALA.id – Harry Kane akhirnya meraih Ballon d’Or 2026. Penyerang Bayern Munchen dan timnas Inggris itu menjadi nama utama gala Ballon d’Or 2026 di London Palladium, London, Senin malam waktu setempat, sementara gelar Ballon d’Or Feminin jatuh kepada Alexia Putellas. Kane tidak hanya membawa pulang trofi utama. Ia juga dinobatkan sebagai Striker Terbaik Putra, […]
Skincare Asal Jawa Timur yang Diam-Diam Sudah Ada di Meja Rias Seluruh Indonesia
- Minggu, 25 Oktober 2026 12:15 WIB
OALA.id – Buka lemari atau meja rias di rumah-rumah Indonesia, dan ada kemungkinan besar isinya bukan produk impor. Di antara botol dan pot kecil itu, terselip karya dari Jawa Timur: ada yang lahir dari pabrik di Surabaya, ada yang berawal dari usaha rumahan di Sidoarjo, dan ada yang tumbuh dari Malang hingga punya klinik dan […]
Kenali Risikonya Sebelum Bertransaksi, BRI Buka Gerai CERDAS PeKA di UNAIR
- Selasa, 27 Oktober 2026 19:48 WIB
OALA.id – Setiap hari mahasiswa menggeser layar untuk membayar, mentransfer, dan berbelanja. Yang jarang ikut terasah adalah kemampuan membaca risiko di balik tiap transaksi itu. Celah inilah yang coba ditutup Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga, ruang edukasi dan konsultasi keuangan yang diresmikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR pada Jumat (2/10/2026). CERDAS PeKA merupakan […]
Dari Panggung Kampung ke Layar Ponsel, Ludruk Jawa Timur Berjuang Tetap Hidup
- Jumat, 23 Oktober 2026 13:40 WIB
OALA.id – Sebuah episode ludruk kini bisa ditonton sambil rebahan. Akun TikTok @cakori75 mengunggah serial “Ludruk Karya Baru” dalam format episode — ada “EPS-7 Part 1”, ada “Part 2” — berbahasa Jawa dialek Surabaya yang khas, penuh guyonan segar, dan mengangkat kisah perjuangan hidup rakyat kecil. Menurut deskripsi akun itu, setiap pementasan diawali tari pembuka […]
Dua Ganda Putra, Satu Tunggal: Malam Penentuan Indonesia di Paris
- Sabtu, 24 Oktober 2026 08:11 WIB
Dua Ganda Putra, Satu Tunggal: Malam Penentuan Indonesia di Paris Paris, OALA.id – Dari delapan wakil yang mencapai perempat final, Indonesia menyisakan empat harapan di French Open 2026. Keempatnya bermain pada semifinal Sabtu (24/10/2026) malam WIB. Moh. Zaki Ubaidillah menjadi satu-satunya harapan dari sektor tunggal. Ia melaju setelah mengalahkan Chi Yu Jen 21-15, 21-13 dan […]
Imam dan Khotibnya Siswa Kelas 11, MAN Surabaya Gelar Sholat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang
- Jumat, 23 Oktober 2026 15:48 WIB
OALA.id – Ratusan siswa MAN Kota Surabaya memenuhi lapangan sekolah, Jumat (23/10/2026). Di saf terdepan tidak ada guru yang menjadi imam — yang berdiri memimpin sholat istisqa dan naik mimbar berkhutbah justru siswa kelas 11, Sultan Nibras. Sholat minta hujan itu digelar menyusul kemarau panjang yang belum juga beranjak. Seluruh warga sekolah diwajibkan hadir di […]
Berawan Sepanjang Akhir Pekan, Suhu Surabaya Mencapai 35 Derajat Celcius
- Sabtu, 24 Oktober 2026 07:50 WIB
OALA.id – Akhir pekan ini langit Surabaya diprakirakan berawan tanpa hujan, tetapi suhu siang hari bisa mencapai 35 derajat Celcius. Bagi yang berencana beraktivitas di luar rumah, Minggu pagi adalah waktu paling nyaman: Car Free Day kembali digelar di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan. 1. Cuaca Sabtu, 24 Oktober: berawan, suhu 26–35 derajat Hari ini […]


