Dari Hajatan Kampung ke Panggung Festival, Koplo Kini Jadi Musiknya Anak Muda

Surabaya, OALA.id – Bayangkan sebuah panggung hajatan di kampung Jawa Timur tiga puluh tahun silam. Kendang dipukul cepat, penyanyi menyapa penonton satu per satu, dan penonton membalas dengan saweran. Kini bunyi yang sama menggema dari panggung festival besar, di hadapan penonton yang datang dengan tiket, antre sejak sore, dan hafal liriknya di luar kepala. Dangdut koplo sudah pindah kelas, dan yang mengantarnya ke sana justru anak-anak muda.

Koplo lahir di Jawa Timur pada awal tahun 1990-an. Salah satu akarnya adalah dangdut kotekan yang dimainkan sejak 1993 di kawasan Girilaya, Surabaya, sebagai musik pengiring membangunkan sahur pada bulan Ramadan. Penabuh legendaris Cak Met menyebut Jarak, di pinggiran Surabaya, sebagai tempat kelahiran koplo. Dari sana musik ini menyebar lewat jalur Pantura, digemari kalangan pekerja seperti nelayan serta sopir bus dan truk yang melintasi pesisir utara Jawa. Ciri yang paling mudah dikenali adalah ketukan kendang yang cepat dan peran penabuh kendang yang dominan, jauh lebih menghentak dibanding dangdut klasik.

Nama koplo sendiri berasal dari bahasa slang. Musik ini disebut membuat pendengarnya merasa melayang, seperti efek pil koplo yang murah. Julukan itu melekat, begitu pula stigma yang mengikutinya selama bertahun-tahun. Koplo dicap musik kampungan, musik orang miskin, dan musik yang tidak pantas masuk ruang arus utama.

Titik ledak pertama datang pada 2003 lewat Inul Daratista. Penyanyi asal Pasuruan itu membawa koplo ke panggung nasional, dan rekaman penampilannya menyebar luas lewat VCD bajakan. Goyang ngebor yang menjadi ciri panggungnya memicu protes keras, terutama dari Rhoma Irama dan kelompok konservatif, sampai perdebatan itu ikut melatari lahirnya Undang-Undang Antipornografi 2008. Koplo menjadi terkenal, tetapi juga menjadi bahan perdebatan moral di tingkat nasional.

Gelombang berikutnya datang lebih pelan dan lebih diterima. Pada pertengahan 2010-an, pop koplo yang dipopulerkan Via Vallen dan Nella Kharisma membuat koplo terdengar di radio kota dan televisi. Lagu Sayang yang dibawakan Via Vallen pada 2017 diputar bukan hanya di kampung, melainkan juga di kota besar seperti Jakarta. Koplo mulai didengar tanpa harus disertai kontroversi goyangannya.

Gelombang ketiga, yang sedang berjalan sekarang, adalah gelombang festival. Denny Caknan, penyanyi asal Ngawi yang melejit lewat Kartonyono Medot Janji, mengisi jadwal padat di berbagai kota pada 2025, dari Pestapora di Jakarta pada 7 September 2025 sampai Bank Jatim Jazz Traffic Festival di Surabaya pada 27 September 2025. NDX AKA tampil pada hari pertama Pestapora 2025, Denny Caknan pada hari ketiga. Setahun kemudian, Pestapora 2026 yang digelar 25 sampai 27 September 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran menargetkan 105.000 penonton selama tiga hari, dengan NDX AKA, Inul Daratista, dan Rombongan Bodonk Koplo dalam format Robokop pada daftar penampilnya.

Festival lain mengikutinya. Synchronize Fest 2026 pada 16 sampai 18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran menghadirkan orkes dangdut lintas generasi bertajuk 4 Sehat 5 Nampol, yang mempertemukan Orkes Nunung CS, Orkes Pensil Alis, Benang Kenur, Feel Koplo, dan Mingse. Selarasa Fest 2026 pada 26 Juni 2026 di Rocket Arena Godean, Sleman, menampilkan NDX AKA, Gildcoustic, dan Lavora dalam satu panggung. Zephyer Project Vol 4 pada 17 Juli 2026 di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, mengandalkan Denny Caknan, NDX AKA, dan Aftershine sebagai magnet. Bahkan konser Denny Caknan di Kapura Fest 2026 pada 30 Mei 2026 di Stadion Baning, Sintang, sampai membuat Polres Sintang menggelar gladi pengamanan sehari sebelumnya karena tingginya antusiasme penonton.

Alasan anak muda jatuh cinta pada koplo sebenarnya tidak rumit. Lirik-lirik patah hati berbahasa Jawa yang dibawakan Denny Caknan dan kawan-kawan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, mudah dihafal, dan enak dinyanyikan bersama. Di panggung, ada senggakan, yaitu sahutan ritmis pendek dari penabuh kendang dan penyanyi latar yang berakar dari tradisi karawitan Jawa. Senggakan itu meruntuhkan jarak antara panggung dan penonton, sehingga konser berubah menjadi pesta komunal. Di luar panggung, potongan lagu koplo beredar di TikTok dan platform video pendek, lalu penonton datang ke festival sudah dalam keadaan hafal.

Data streaming ikut menguatkan cerita ini. Lagu Calon Mantu Idaman dari Rombongan Bodonk Koplo pernah menembus 10 besar tangga lagu Spotify Indonesia. Koplo yang dulu disebarkan lewat VCD bajakan kini didistribusikan lewat platform resmi, dan pendengarnya tidak lagi terbatas pada penonton hajatan.

Nadia Firmansyah, Direktur Nagamas Ciptakarya, penyelenggara Selarasa Fest 2026, menjelaskan semangat di balik festivalnya dalam konferensi pers pada Minggu, 7 Juni 2026. “Kami ingin menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan nilai-nilai yang dimilikinya,” ujar Nadia. Promotor Zephyer Project, Lifani, menyampaikan harapan serupa. “Kami ingin menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan berkesan bagi semua kalangan,” ujar Lifani.

Namun naik kelas bukan berarti perdebatan selesai. Sebagian pendengar masih memandang koplo dengan sebelah mata, warisan stigma kampungan dan kontroversi moral awal 2000-an. Sebagian lagi mempertanyakan apakah koplo yang sudah dipoles panggung festival, tata cahaya megah, dan tata suara modern masih menyimpan jiwa hajatan yang kasar dan spontan. Pertanyaan yang sama muncul di festival lintas genre, apakah musik kini dinikmati karena kualitas karyanya atau karena seberapa ramai namanya di media sosial.

Perdebatan itu justru menandai bahwa koplo sudah menjadi bagian penting percakapan musik Indonesia. Musik yang dulu hanya mengiringi hajatan di kampung Jawa Timur kini dibicarakan sebagai fenomena budaya, dikurasi festival besar, dan dinyanyikan anak muda dari berbagai daerah. Dari Jarak di pinggiran Surabaya sampai Gambir Expo di Jakarta, koplo menempuh jalan panjang. Yang tidak berubah adalah denyut kendangnya, cepat, menghentak, dan mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk ikut bergoyang.

  • Penulis: Oala Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

Pasangan ganda putra Indonesia bertanding pada French Open 2026 (Foto: BWF)

Dua Ganda Putra, Satu Tunggal: Malam Penentuan Indonesia di Paris

  • Sabtu, 24 Oktober 2026 08:11 WIB
  • Oala Ashadi

Dua Ganda Putra, Satu Tunggal: Malam Penentuan Indonesia di Paris Paris, OALA.id – Dari delapan wakil yang mencapai perempat final, Indonesia menyisakan empat harapan di French Open 2026. Keempatnya bermain pada semifinal Sabtu (24/10/2026) malam WIB. Moh. Zaki Ubaidillah menjadi satu-satunya harapan dari sektor tunggal. Ia melaju setelah mengalahkan Chi Yu Jen 21-15, 21-13 dan […]

Suasana box office Cinema XXI Royal Plaza Surabaya

Jadwal Bioskop Surabaya Senin 26 Oktober 2026, Lima Film Tayang di Royal XXI

  • Senin, 26 Oktober 2026 07:20 WIB
  • Oala Ilham

OALA.id – Jadwal bioskop Surabaya hari ini, Senin 26 Oktober 2026, menghadirkan lima film di Royal XXI Royal Plaza. Pilihan filmnya merentang dari horor lokal sampai drama, dengan harga tiket Rp 55.000 untuk semua studio reguler di bioskop tersebut. Royal XXI berlokasi di Royal Plaza Lantai 3, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 16-18, Surabaya. Berikut […]

Bus layanan SIM keliling Polrestabes Surabaya melayani warga yang mengantre perpanjangan SIM.

SIM Keliling Surabaya Hari Ini di SWK Jambangan dan Sambikerep, Samsat Buka 13 Titik

  • Selasa, 27 Oktober 2026 07:42 WIB
  • Oala Andik

OALA.id – Warga Surabaya yang masa berlaku SIM-nya hampir habis bisa mengurus perpanjangan hari ini, Selasa 27 Oktober 2026, tanpa harus ke kantor Satpas. Layanan SIM keliling Polrestabes Surabaya hari ini membuka dua titik, yaitu Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jambangan dan Kantor Kecamatan Sambikerep, dengan jam layanan yang sama di kedua titik. SIM keliling hari […]

Monitor ruang sidang Tipikor Surabaya menampilkan kesaksian Nurkholis berbaju batik dalam sidang pungli ESDM Jatim

Pengakuan Eks Kadis ESDM, Gaji Rp80 Juta Sebulan, Masih Kurang?

  • Jumat, 23 Oktober 2026 18:42 WIB
  • Oala Nurudin

Sidoarjo, OALA.id – Delapan puluh juta rupiah. Kurang lebih sebesar itu gaji resmi seorang Kepala Dinas ESDM Jawa Timur setiap bulan, sudah termasuk seluruh tunjangan. Angka yang jarang diucapkan pejabat tentang dirinya sendiri itu justru keluar di ruang sidang — dari Nurkholis, orang yang pernah menduduki kursi tersebut sebelum terdakwa Aris Mukiyono. Diperbarui: 08:28 WIB, […]

Poster ITS FIDE Rated Blitz Chess 2026 di BG Junction Surabaya

Sehari Setelah Rapid, ITS Gelar Turnamen Catur FIDE Blitz Berhadiah Rp9 Juta

  • Minggu, 25 Oktober 2026 15:30 WIB
  • Oala Ashadi

OALA.id – Sehari setelah turnamen Rapid Unair, giliran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menggelar ITS FIDE Rated Blitz Chess 2026 pada Minggu, 22 November 2026 di P8 Multifunction Room, BG Junction Mall Surabaya. Total hadiahnya Rp9.000.000 dengan kuota 150 peserta. Turnamen kategori Blitz ini memakai kontrol waktu 3 menit plus 2 detik (3’+2″). Technical […]

Stadion Old Trafford, markas Manchester United (Foto: manutd.com)

Old Trafford Menunggu Kemenangan yang Tak Kunjung Datang

  • Jumat, 23 Oktober 2026 19:40 WIB
  • Oala Ashadi

Old Trafford Menunggu Kemenangan yang Tak Kunjung Datang Manchester, OALA.id – Tujuh pertandingan berlalu tanpa satu pun kemenangan. Minggu (25/10/2026) pukul 21.00 WIB, Manchester United mencoba mengakhiri penantian itu di Old Trafford. Lawannya adalah Bournemouth, tim yang datang pada momen paling tidak tepat bagi tuan rumah. Kedua tim membawa arah yang bertolak belakang menuju pekan […]

Ilustrasi jalan hutan berkabut pada malam hari dengan bus di kejauhan.

Seminggu Tayang, Alas Roban The Series Masih Betah di 10 Besar Netflix

  • Minggu, 25 Oktober 2026 20:45 WIB
  • Oala Ilham

OALA.id – Sepekan setelah tayang perdana, teror jalur Alas Roban belum surut. Alas Roban The Series masih bertahan di daftar 10 besar tayangan televisi Netflix Indonesia, setelah sempat menempati peringkat kedua pada hari-hari awal penayangannya. Serial horor supernatural produksi Unlimited Production itu tayang perdana di Netflix pada 18 Oktober 2026, lalu menyusul di ANTV pada […]

Nurkholis, mantan Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, usai menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan pungli perizinan Dinas ESDM Jatim di Pengadilan Tipikor Surabaya. Foto: (Din)

Dikuliti Tiga Arah, Nurkholis Dipaksa Memilih: BAP atau Keterangan di Persidangan?

  • Sabtu, 24 Oktober 2026 08:24 WIB
  • Oala Nurudin

Sidoarjo, OALA.id – Nurkholis, merupakan saksi penutup yang dihadirkan jaksa penuntut Kejati Jatim, untuk mengunci perkara ini ke era sebelum para terdakwa. Mantan Kepala Dinas ESDM Jawa Timur periode 2021–2024 itu, memang memberi jaksa apa yang dicari: pengakuan menerima uang dari almarhum Kepala Bidang Pertambangan Ony Setiawan, dalam beberapa penyerahan sepanjang Maret hingga September 2024. […]