Dari Pelaku Menjadi Perawat, Tiga Hari Sanksi Sosial yang Memulihkan di Liponsos Keputih

OALA.id – Tangan yang pernah melanggar hukum itu kini memandikan seseorang yang bahkan keberadaannya sering dilupakan kota ini.

Di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, para peserta program Restorative Justice (RJ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menjalani hukuman mereka bukan di balik jeruji, melainkan di barak-barak orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Mereka membagikan makanan. Mencuci pakaian. Menemani senam pagi. Lalu, sebelum pulang, mereka belajar satu keterampilan kecil, mencuci motor, menyeduh kopi dan teh, sebagai bekal untuk kembali menjadi warga.

Di situlah letak pembedanya. Hukuman biasanya menjauhkan seseorang dari masyarakat. Yang ini justru memaksanya kembali, lewat tangan yang merawat.

Program ini didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya. Perkara para peserta sudah diselesaikan lewat mekanisme keadilan restoratif, dan sanksi kerja sosial menjadi jembatan mereka pulang.

Kepala Dinsos Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, pihaknya mulai menerima peserta program RJ dari Kejari Surabaya pada 2025. Sepanjang tahun itu, sebanyak 25 orang menjalani sanksi sosial di Liponsos Keputih.

“Jadi kami menerima penitipan berkaitan dengan kegiatan RJ ini mulai dari tahun 2025. Tahun 2025 yang kami terima itu sebanyak 25 orang. 25 orang ini semuanya laki-laki,” kata Antiek, Sabtu (24/10/2026).

Penerimaan itu datang dalam tiga gelombang: 11 orang pada 30 Agustus, enam orang pada 6 November, dan delapan orang pada 25 November. Pada 2026, Dinsos Surabaya telah menerima 17 peserta, 16 laki-laki dan satu perempuan.

Untuk peserta perempuan itu, sanksinya disesuaikan. Ia sedang hamil.

“Nah, khusus yang satu perempuan ini, kebetulan yang bersangkutan itu dalam kondisi hamil. Jadi kami proses sanksi yang kami berikan juga disesuaikan,” tuturnya.

Di Liponsos, jadwal mereka padat dan sederhana. Sanksi berlangsung tiga hari, dengan kegiatan dua jam pada pagi, siang, dan malam hari, total 18 jam kerja sosial. Selama itu mereka tinggal di fasilitas Liponsos Keputih.

“Jadi rata-rata mereka melakukan kegiatan sosial di kami dengan membantu melakukan kegiatan di Liponsos mulai dari membantu memandikan klien yang ODGJ,” terang Antiek.

“Mereka ada tinggal bersama kami di Liponsos. Tadi di antaranya selain membantu cuci piring, juga membagikan makan dan juga kue,” jelasnya.

Di sela kegiatan, ada pembinaan mental dan kerohanian: kegiatan keagamaan, salat, aktivitas bersama.

“Kemudian bahwa di sela-sela itu mereka juga mengikuti kegiatan keagamaan, salat, juga melakukan aktivitas di sana,” ujarnya.

Lalu datang bagian yang paling jarang dimiliki sebuah hukuman, bekal pulang. Melalui koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, peserta dilibatkan dalam fasilitas pemberdayaan Liponsos — tempat penghuni menjalankan usaha sederhana.

“Di sana (Liponsos) juga ada tempat pemberdayaan bagi para penghuni, seperti bikin jualan kopi, teh dan sebagainya. Jadi mereka juga kita libatkan di sana,” ungkap Antiek.

“Jadi kami membuatkan jadwal untuk aktivitas mereka selama dipekerjakan secara sosial di lingkungan Liponsos,” imbuhnya.

Setelah masa sanksi berakhir, Dinsos Surabaya berkoordinasi dengan kejaksaan dan aparatur kelurahan di wilayah tempat tinggal masing-masing peserta. Tujuannya ganda: menyampaikan berakhirnya masa pembinaan, sekaligus memastikan ada yang mengawasi langkah pertama mereka kembali ke lingkungan.

“Setelah waktunya selesai, maka kami juga akan menyampaikan kepada teman-teman di Kejaksaan. Kemudian kami tentunya mengkomunikasikan dengan teman-teman di wilayah kelurahan yang bersangkutan tinggal,” pungkasnya.

Tiga hari. Delapan belas jam kerja sosial. Satu keterampilan untuk dibawa pulang. Dan satu pertanyaan yang ditinggalkan program ini untuk kita semua: jika seseorang bisa dipulihkan dengan cara merawat yang paling dilupakan, mengapa selama ini kita mengira hukuman hanya bisa bekerja dengan cara mengurung?

  • Penulis: Oala Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

Suporter memadati tribun stadion sepak bola.

Garuda Muda Menggila Tujuh Gol ke Gawang Fiji di Piala Dunia U-15 FIFA

  • Minggu, 25 Oktober 2026 07:23 WIB
  • Oala Ashadi

Baku, OALA.id – Garuda Muda menggila di FIFA U-15 World Cup & Festival 2026. Timnas Indonesia U15 membantai Fiji 7-1 di Hövsan Competition Complex Pitch 6A, Baku, Azerbaijan, Sabtu (24/10/2026). Gol cepat Nazar pada menit pertama membawa Indonesia memimpin. Fiji sempat menyamakan kedudukan lewat Swami pada menit 11, tetapi selepas itu Garuda Muda tak terbendung. […]

Michael Carrick dalam konferensi pers Manchester United

Kursi Carrick Memanas: Lima Nama, Satu Kursi di Old Trafford

  • Jumat, 23 Oktober 2026 06:28 WIB
  • Oala Ashadi

Manchester, OALA.id – Manchester United belum memecat Michael Carrick, tetapi daftar penggantinya dilaporkan sudah beredar. Tujuh pertandingan tanpa kemenangan dan kekalahan 1-4 dari Como membuat kursi manajer di Old Trafford memanas. Kandidat yang Tersedia Segera Menurut laporan talkSPORT, United telah menjajaki Julian Nagelsmann secara informal. Pelatih asal Jerman itu tersedia setelah berpisah dengan tim nasional […]

Suasana ruang pamer ARTSUBS 2026 di Balai Pemuda Surabaya, pengunjung mengamati karya-karya I Nyoman Nuarta

Akhir Pekan 23–25 Oktober di Surabaya, dari Orkestra Anime sampai Kapal ke Jayapura

  • Jumat, 23 Oktober 2026 07:47 WIB
  • Oala Andik

OALA.id – Akhir pekan ini Surabaya tidak kekurangan pilihan. Dari konser orkestra bertema anime pada Jumat malam sampai pameran seni raksasa yang masih buka hingga November, plus jadwal kapal dari Tanjung Perak buat yang berencana menyeberang ke Kalimantan atau Indonesia timur. Berikut rangkuman yang terverifikasi per Jumat (23/10/2026). 1. Konser Anime Orchestra: A Tale of […]

Grafis Unusa peringkat pertama PTNU 2026 dan Rektor Unusa Prof Tri Yogi Yuwono

Dari Kota Lahirnya Resolusi Jihad, Unusa Puncaki Kampus NU se-Indonesia

  • Kamis, 22 Oktober 2026 12:20 WIB
  • Oala Mascim

OALA.id – Surabaya adalah kota tempat Resolusi Jihad lahir pada 1945. Delapan puluh satu tahun kemudian, sehari menjelang Hari Santri, kota ini kembali mencatat sejarah versi baru: kampus Nahdlatul Ulama-nya dinobatkan sebagai yang terbaik se-Indonesia. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menempati peringkat pertama pemeringkatan keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) 2026 yang diumumkan Lembaga Perguruan […]

Cantika Putri Kirana dan Fadi Alaydrus berbagi earphone dalam video klip Aku dan Kamu (Tak Ingin Terpisah) milik Adiw dan Tiara Effendy

Dipakai 200 Ribu Video TikTok, Lagu Aku dan Kamu Kini Dibintangi Fadi dan Cantika

  • Jumat, 23 Oktober 2026 19:34 WIB
  • Oala Ilham

OALA.id – Awalnya hanya audio pendek yang berseliweran di linimasa TikTok. Kini lagu itu punya video klip resmi — dibintangi dua bintang muda yang namanya sedang naik daun. Lagu “Aku dan Kamu (Tak Ingin Terpisah)” milik Adiw dan Tiara Effendy resmi merilis video musik pada Jumat (16/10/2026) di kanal YouTube @adiwofficial. Dua bulan setelah versi […]

Suasana box office Cinema XXI Royal Plaza Surabaya

Jadwal Bioskop Surabaya Senin 26 Oktober 2026, Lima Film Tayang di Royal XXI

  • Senin, 26 Oktober 2026 07:20 WIB
  • Oala Ilham

OALA.id – Jadwal bioskop Surabaya hari ini, Senin 26 Oktober 2026, menghadirkan lima film di Royal XXI Royal Plaza. Pilihan filmnya merentang dari horor lokal sampai drama, dengan harga tiket Rp 55.000 untuk semua studio reguler di bioskop tersebut. Royal XXI berlokasi di Royal Plaza Lantai 3, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 16-18, Surabaya. Berikut […]

Bus layanan SIM keliling Polrestabes Surabaya melayani warga yang mengantre perpanjangan SIM.

SIM Keliling Surabaya Hari Ini di SWK Jambangan dan Sambikerep, Samsat Buka 13 Titik

  • Selasa, 27 Oktober 2026 07:42 WIB
  • Oala Andik

OALA.id – Warga Surabaya yang masa berlaku SIM-nya hampir habis bisa mengurus perpanjangan hari ini, Selasa 27 Oktober 2026, tanpa harus ke kantor Satpas. Layanan SIM keliling Polrestabes Surabaya hari ini membuka dua titik, yaitu Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jambangan dan Kantor Kecamatan Sambikerep, dengan jam layanan yang sama di kedua titik. SIM keliling hari […]

Topeng putih di atas tumpukan berkas dan stempel kayu di meja kantor

Ketika Inkompetensi Birokrasi Menjadi Kejahatan

  • Jumat, 23 Oktober 2026 17:51 WIB
  • Mochamad Chazienul Ulum

Mochamad Chazienul Ulum (Dosen Administrasi Publik FIA Universitas Brawijaya) Di Balik Topeng Prosedur Ketika sebuah sistem pemerintahan gagal merespons krisis, narasi yang paling sering muncul di ruang publik adalah tentang “kesalahan teknis”, “kekurangan sumber daya”, atau “kurangnya persiapan”. Kita cenderung memaklumi inkompetensi tersebut sebagai kelemahan manusiawi yang memprihatinkan namun wajar. Padahal, sebagaimana ditegaskan oleh Guy […]