Anak Pelaku Kasus Kekerasan Bocah Disabilitas di Rungkut Dibina 6 Bulan
- Selasa, 20 Oktober 2026 08:48 WIB
- Hukrim

OALA.id – Polrestabes Surabaya menetapkan pembinaan selama enam bulan di Rumah Perubahan milik Pemerintah Kota Surabaya bagi seorang anak berusia 10 tahun yang diduga terlibat dalam perkara kekerasan terhadap Z (10), bocah penyandang Down syndrome yang meninggal dunia di kawasan Rungkut, Surabaya. Keputusan itu diambil dalam sidang yang digelar Senin (19/10/2026).
Diperbarui: 12.54 WIB, 20 Oktober 2026
Perkembangan terbaru: Cahyo: Penanganan Kasus Bocah Disabilitas Rungkut Harus Transparan
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, sidang pengambilan keputusan melibatkan penyidik Satreskrim PPA dan PPO Polrestabes Surabaya, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, pekerja sosial Dinas Sosial Kota Surabaya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta lembaga bantuan hukum (LBH). Keputusan didasarkan pada hasil penelitian sosial mengenai kondisi keluarga, lingkungan tempat tinggal, dan keadaan anak yang berhadapan dengan hukum.
“Memutuskan terhadap anak bahwa dalam perkara ini disepakati oleh pihak terkait dan disaksikan para saksi yaitu pengambil keputusan agar dilakukan pembinaan kepada anak dalam hal ini anak pelaku di Rumah Perubahan di bawah naungan Pemerintah Kota Surabaya selama kurun waktu 6 bulan,” kata Luthfie, seperti dikutip Detikcom.
Menurut Luthfie, penanganan mengacu pada Pasal 21 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yang mengatur penanganan terhadap anak yang belum berusia 12 tahun, termasuk kemungkinan pengembalian kepada orang tua atau wali maupun keikutsertaan dalam program pembinaan. Sementara itu, anak lain yang berstatus sebagai saksi akan ditempatkan sementara di pondok pesantren, menurut laporan Tribunnews.
Perkara ini bermula dari peristiwa pada Sabtu, 12 September 2026, ketika Z sedang bermain tidak jauh dari rumahnya di kawasan Rungkut. Korban kemudian dibawa untuk pemeriksaan medis dan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Polisi juga telah melakukan rekonstruksi dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Pemerintah Kota Surabaya turut mendampingi keluarga korban. Kepala DP3APPKB Kota Surabaya Ida Widayati menyebut pihaknya berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya agar kedua anak yang diduga terlibat mendapat penanganan yang sesuai, termasuk pemeriksaan kondisi psikologis di RSJ Menur.
Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap perkara tersebut masih berjalan. OALA.id akan memperbarui perkembangan terbaru begitu ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Rekomendasi Untuk Anda
Ribuan Warga Hadiri Jawa Timur Bersholawat di DPRD Jatim
- Rabu, 7 Oktober 2026 22:04 WIB
Oala.id – Lautan manusia yang berjumlah ratusan ribu jejali Jl Indrapura depan gedung DPRD Jatim, untuk bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan gubernur serta anggota DPRD Jatim untuk memperingati Hari Jadi Jatim yang ke 81, rabu malam, (7/10). Acara Sholawat bersama yang merupakan rangkaian pertama pering atan Hari Jadi Jatim ini dihadiri […]
Lowongan Kerja Surabaya Pekan Ini, 16 Oktober 2026
- Jumat, 16 Oktober 2026 10:24 WIB
OALA.id – Cari kerja di Surabaya? Pekan ini OALA.id merangkum belasan lowongan kerja Surabaya terbaru yang dibuka dari berbagai bidang dan jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/SMK, D3, sampai S1. Semua info dirangkum dari akun-akun info loker terpercaya dan akun resmi perusahaan yang memposting pada 8–16 Oktober 2026, dan masih dibuka per hari ini. 1. […]
Obat di RS Kosong? BPJS Surabaya: Pasien JKN Dilarang Disuruh Beli Sendiri
- Kamis, 15 Oktober 2026 13:43 WIB
OALA.id – Pernah disuruh beli obat sendiri dengan alasan stok di rumah sakit kosong? Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras, menegaskan peserta JKN tidak boleh dibebani seperti itu. Fasilitas kesehatan wajib mencarikan obat pengganti dengan kandungan yang sama, tanpa memungut biaya tambahan sepeser pun. “Pada prinsipnya peserta JKN tidak diarahkan untuk membeli obat sendiri […]
AKBP Bobby Adimas Candra Putra Resmi Jabat Kapolresta Sidoarjo
- Selasa, 13 Oktober 2026 17:15 WIB
Oala.id – Mutasi di tubuh kepolisian kembali menyita perhatian publik Jawa Timur secara luas., Melalui Surat Telegram resmi, AKBP Bobby Adimas Candra Putra ditunjuk menakhodai Polresta Sidoarjo. Ada bagian yang sering luput dari pembahasan soal ini. Penunjukan perwira berpangkat AKBP untuk memimpin wilayah urban seperti Sidoarjo ternyata menyimpan dinamika promosi tersendiri. Jabatan strategis tersebut lazimnya […]
Borong Tiga Gelar! Nadia Maharani Salwa Rajai Catur U23 di Surabaya Rising Champion
- Minggu, 18 Oktober 2026 22:06 WIB
OALA.id – WNM Nadia Maharani Salwa tampil dominan di Surabaya Rising Champion 2026. Pecatur asal Surabaya yang kini kuliah di ITS itu memborong tiga gelar juara kategori U23 Putri klasik, rapid, dan blitz pada turnamen yang digelar 16–18 Oktober 2026. Nadia Maharani Salwa menyapu bersih podium pertama di ketiga nomor. Pada catur klasik ia mengoleksi […]
Perkuat Sinergi DJKN dan BPN, BRI Luncurkan Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026
- Senin, 12 Oktober 2026 21:28 WIB
OALA.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan program Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 secara serentak di 18 region di seluruh Indonesia. Program yang berlangsung 1 Oktober hingga 30 November 2026 ini menargetkan sedikitnya 5.000 aset pilihan di 74 area BRI. Di Jawa Timur, peluncuran program tersebut menjadi momentum bagi BRI Region 12 Surabaya […]
Pewarna Alami, Jalan Lain Industri Batik Menekan Jejak Lingkungan
- Minggu, 11 Oktober 2026 14:26 WIB
OALA.id – Kain batik bisa berwarna biru, merah, kuning, sampai cokelat tanpa harus sepenuhnya bergantung pada zat kimia. Pewarna dari alam kembali dilirik sebagai salah satu pilihan produksi, seiring perbincangan soal konsep industri hijau. Dikutip dari laman Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada Minggu, 11 Oktober 2026, pewarna alami disebut dapat menjadi alternatif untuk menekan beban lingkungan […]
Sehat Fisik vs Sehat Dompet: Gen Z Rela Korbankan Jatah Kopi demi Padel dan Lari
- Rabu, 14 Oktober 2026 14:53 WIB
OALA.id – Gaya hidup sehat kini punya harga yang tidak murah. Riset terbaru menunjukkan lebih dari separuh Gen Z rela mengorbankan anggaran nongkrong dan kopi demi membiayai hobi olahraga seperti padel, lari, hingga gym. Fenomena ini juga terasa di Surabaya, di mana lapangan padel baru bermunculan dalam beberapa pekan terakhir. Rabu, (14/10). Riset bertajuk Sehat […]


