Progres Minus, Jembatan Candinegoro Sidoarjo Dikebut 24 Jam
- Selasa, 6 Oktober 2026 22:58 WIB
- Pemerintahan

Sidoarjo, Oala.id – Proyek pembangunan Jembatan Candinegoro di Kabupaten Sidoarjo, kini harus dikerjakan nonstop 24 jam. Langkah darurat ini diambil, setelah capaian fisik jembatan mengalami keterlambatan hingga minus 9,94 persen dari target yang ditetapkan.
Pembangunan akses penyeberangan ini, sangat vital bagi mobilitas harian warga Candinegoro dan sekitarnya. Ketepatan waktu penyelesaian proyek menjadi krusial, agar aktivitas ekonomi serta konektivitas antarwilayah di Sidoarjo tidak terganggu lebih lama.
Keterlambatan progres terungkap saat Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek pada Selasa (6/10/2026) pagi.
Mengetahui adanya deviasi hampir 10 persen pada minggu ke-11 pengerjaan, Subandi langsung menegur pihak pelaksana dan menginstruksikan percepatan.
Subandi meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama konsultan pengawas memanggil kontraktor dan memperketat pengawasan di lapangan.
Menurutnya, alasan teknis seperti tingginya aliran air sungai, seharusnya sudah diantisipasi sejak tahap perencanaan awal.
Strategi Shift Malam dan Penambahan Pekerja
Menindaklanjuti teguran tersebut, pihak konsultan pengawas dan pelaksana proyek langsung menerapkan catch-up plan, untuk mengejar ketertinggalan. Pengerjaan senilai Rp1,46 miliar ini, resmi ditambah menjadi dua shift kerja.
Beberapa poin penyesuaian pengerjaan di lapangan antara lain:
- Sistem Kerja Maraton: Pengerjaan dilakukan 24 jam penuh hingga waktu subuh untuk memaksimalkan Pemasangan Struktur.
- Penambahan Personel: Jumlah tenaga kerja ditingkatkan menjadi 18 orang yang dibagi ke dalam dua tim.
- Fokus Struktur Utama: Percepatan difokuskan pada pemasangan struktur baja Wide Flange (WF), diafragma, pengecoran dinding abutment, serta pier head.
Pihak pengawas mengonfirmasi bahwa, kendala utama keterlambatan dipicu oleh fabrikasi material baja WF di pabrik, keterbatasan akses pengangkutan, serta debit air sungai.
Namun, dengan tuntasnya pengecoran fondasi bawah sisi utara, pihak pelaksana optimistis proyek kembali ke jalur yang benar.
Pemkab Sidoarjo menegaskan tidak ada toleransi perpanjangan waktu yang tidak terukur. Jembatan sepanjang 16 meter dan lebar 4 meter ini, ditargetkan selesai total pada 16 Desember 2026, tanpa mengurangi kualitas struktur beton.
Rekomendasi Untuk Anda
Juara 1-3 Absen di Turnamen Bulanan, Catur Surabaya Beri Peluang Juara Baru
- Selasa, 6 Oktober 2026 14:12 WIB
Oala.id – Turnamen catur Checkmate Junior Rapid Chess Championship 2026 di BG Junction Mall Kota Surabaya pada 4 Oktober lalu menerapkan aturan yang jarang ditemui. Para juara 1, 2, dan 3 cap kapal tahun 2026 tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi rutin bulanan itu. Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan kepada peserta lain meraih juara. Ketua King […]
Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad
- Minggu, 23 Februari 2025 20:03 WIB
As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]
Kejati Jabar Limpahkan Dugaan Korupsi Meter Air Tirta Pakuan ke Polda
- 9 jam yang lalu
Oala.id – Ada bagian yang sering luput dari perhatian, saat sebuah kasus korupsi berpindah penanganannya dari kejaksaan ke kepolisian soal kecepatan informasi dan kejelasan alur penegakan hukum itu sendiri. Perkara dugaan penyimpangan pengadaan meter air Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023, kini resmi berpindah tangan. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melimpahkan penanganan pengaduan masyarakat […]
Jakarta Biennale 2026 di TIM Angkat Tema “Kebal”
- Selasa, 6 Oktober 2026 14:56 WIB
Oala.id – Jakarta Biennale 2026 akan berlangsung 4-28 Oktober di kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Pameran seni kontemporer internasional ini mengangkat tema kuratorial “Kebal” dan menampilkan karya 20 seniman dari dalam maupun luar negeri. Penyelenggaraannya melibatkan Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (UP PKJ TIM), 16 kolektif seni Jakarta yang tergabung […]
Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa, Kamar Kosong dan Fasilitas Rusak
- 13 jam yang lalu
Sidoarjo, Oala.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menaruh perhatian serius pada kondisi Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tambak Kemerakan di Kecamatan Krian, yang memprihatinkan dan minim penghuni. Dari total 114 unit kamar yang tersedia, saat ini baru diisi oleh sekitar 19 kepala keluarga. Keputusan penataan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, kini menjadi prioritas, lantaran dinilai masih […]
SVL Indonesia 2026 Zona Timur Dimulai, 42 Tim Berlaga di UINSA
- 13 jam yang lalu
Oala.id – Genderang Student Volleyball League (SVL) Indonesia 2026 Seri Jawa Timur-Zona Timur resmi ditabuh di Sports Center UINSA Surabaya, Selasa (6/10/2026). Pembukaan kompetisi bola voli antarsekolah tingkat SMA/sederajat tersebut berlangsung meriah dan dipadati ribuan penonton. Sejak siang, tribun Sports Center UINSA Surabaya mulai dipenuhi suporter dari berbagai sekolah peserta. Sorak-sorai penonton, tabuhan drum, hingga kibaran […]
Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023
- Sabtu, 17 Februari 2024 20:03 WIB
As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]
Suli Daim Dorong SMANOR Jawa Timur Kembali ke Kekhususan Olahraga
- Senin, 5 Oktober 2026 14:01 WIB
Oala.id – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Daim Meminta Keberadaan Sekolah Menengah Atas Negeri Olah Raga ( SMANOR) dikembalikan kepada Kekhususannya yaitu mencetak olahragawan- olahragawan yang berprestasi di Jawa Timur. Sehingga siswa SMANOR Tidak harus terbebani dengan prestasi pendidikan akademik seperti sekolah umum lainnya lainnya. “Sesuai dengan undang-undang keolahragaan nasional, keberadaan sekolah olahraga […]

