Tong Komposter dari Yona Bagus, Awal Ketahanan Pangan Kampung Surabaya
- 10 jam yang lalu
- Pemerintahan

Oala.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko memulai program ketahanan pangan berbasis lingkungan di sejumlah kampung di Dapil 5. Ia mengadopsi pendekatan Kampung Malaka Jaya, Jakarta Timur, yang menghubungkan pengolahan sampah organik dengan kegiatan produktif warga. Tahap pertama, 20 tong komposter berkapasitas 160 liter dibagikan di RW 9 Kelurahan Kedurus, Perumahan Gunung Sari Indah. Selasa, (06/10).
Politikus Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menyebut komposter sebagai pintu masuk. Dari sana, ia ingin ekosistem ketahanan pangan tumbuh dari tingkat rumah tangga. Cak Yebe mengatakan 20 unit tong komposter kapasitas 160 liter didistribusikan di RW 9 Kelurahan Kedurus sebagai perintis program.
Program tidak berhenti di GSI. Cak Yebe memperluasnya ke sejumlah RW di wilayah binaannya, antara lain RW 3 dan 4 Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung; RW 4 Kelurahan Jajar Tunggal; RW 1 Kelurahan Kedurus; RW 3 Kelurahan Jeruk; serta RW 2 dan 3 Kelurahan Warugunung.
Malaka Jaya dipilih karena pengelolaan limbahnya tidak berdiri sendiri. Di sana, sampah organik, tanaman produktif, budidaya ikan, hingga aktivitas ekonomi saling terhubung. “Konsepnya saya terinspirasi dari Malaka Jaya. Di sana pengolahan limbah organik tidak berdiri sendiri, tetapi bisa dikembangkan menjadi bagian dari ketahanan pangan dan kegiatan produktif warga,” jelas dia.
Namun, Cak Yebe menegaskan model itu tidak akan diterapkan mentah-mentah. Setiap kampung di Surabaya akan menyesuaikan program dengan kondisi lingkungan, ketersediaan lahan, dan kebutuhan warga. “Tidak harus persis sama dengan Malaka Jaya. Kita sesuaikan dengan kondisi kampung di Surabaya, tetapi prinsipnya sama, bagaimana limbah organik bisa dikelola dan hasilnya kembali memberikan manfaat untuk warga,” katanya.
Untuk tahap awal, setiap RW yang berminat mendapat sedikitnya empat tong komposter. Jumlah itu bisa bertambah sesuai cakupan wilayah dan luas RT di RW tersebut. Tong yang dibagikan berkapasitas 160 liter, ukuran yang dipilih agar bisa dipakai komunal dan menampung limbah organik lebih banyak.
Dalam rangkaian jaring aspirasi masyarakat, ia menyiapkan sekitar 200 unit tong komposter untuk RW-RW binaannya di Dapil 5. Bantuan diberikan secara swadaya sebagai langkah awal. “Kurang lebih dalam jaring aspirasi kali ini saya akan memberikan bantuan sebanyak 200 unit tong komposter yang dibagikan di RW-RW binaan saya di Dapil 5, secara swadaya dari saya pribadi,” tutur dia.
Bagi Cak Yebe, komposter bukan tujuan akhir. Alat itu menjadi sarana awal untuk membangun kegiatan produktif di kampung. Sampah organik yang diolah bisa mendukung tanaman pangan, urban farming, atau kegiatan lain sesuai potensi lingkungan. “Sampah organik diolah, kemudian hasilnya bisa digunakan untuk tanaman, kebun pangan atau kegiatan produktif lain sehingga ketahanan pangan benar-benar tumbuh dari kampung,” tegas dia.
Ia berharap pengalaman Malaka Jaya menjadi referensi bagi kampung-kampung di Surabaya. Program ini juga diarahkan agar warga tidak sekadar menerima bantuan, tetapi mampu mengembangkan kegiatan secara mandiri. “Harapannya nanti warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi bisa mengembangkan sendiri. Kalau sudah berjalan, dari komposter bisa berkembang ke tanaman pangan, budidaya ikan atau kegiatan lain yang mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.
Rekomendasi Untuk Anda
Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
- Jumat, 9 Februari 2024 20:03 WIB
President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]
Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future
- Rabu, 1 Januari 2025 10:03 WIB
As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]
Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver
- Rabu, 15 Januari 2025 08:54 WIB
DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]
Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans
- Selasa, 1 September 2026 13:03 WIB
The delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and ground-breaking gadgets that […]
Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
- Kamis, 8 Februari 2024 20:03 WIB
Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]
Drama Penalti Kemenangan Timnas Garuda Menit Krusial: Gemuruh Pendopo Delta Sabha Disporapar Makin Membahana Saat Indonesia Juara Asia
- 18 jam yang lalu
Sidoarjo, Oala.id – Atmosfer malam hingga larut tengah malam di kawasan Pendopo Delta Sabha, halaman Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, terasa berbeda pada Senin (5/10/2026). Layar lebar yang membentang di area terbuka itu, berubah menjadi magnet tersendiri bagi ratusan warga, yang datang untuk mengawal perjuangan Skuad Garuda di Final FIFA ASEAN Cup […]
Demo 500 Orang Kepung Disdikbud Sidoarjo, Tuntut Transparansi Anggaran
- Senin, 5 Oktober 2026 14:24 WIB
Sidoarjo, Oala.id – Sebanyak 500 orang diperkirakan akan mengepung Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (12–14/10/2026). Aksi ini menuntut transparansi pengelolaan anggaran sekolah, terutama proyek revitalisasi SDN 1 Wonokasian yang bersumber dari APBN. Unjuk rasa dimotori Biro Hukum BarataPersada bersama PT Cakrawala Globalindo Persada. Pemicunya, oknum Kepala SDN […]
Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers
- Selasa, 27 Februari 2024 20:03 WIB
As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

